PPOK Jangan Disepelekan

Semangat Pagi Sahabat Sehat!

Salah satu penyakit pada sistem perrnafasan yang sering luput dari perhatian kita adalah PPOK.

PPOK adalah Penyakit Paru Obstruktif Kronis, yaitu kondisi peradangan paru-paru jangka panjang yang menghambat aliran udara, menyebabkan sulit bernapas, batuk kronis (sering berdahak), dan mengi (bengek).

PPOK adalah istilah payung untuk penyakit paru progresif seperti emfisema (kerusakan kantung udara paru-paru) dan bronkitis kronis (peradangan saluran napas), yang biasanya dipicu paparan asap rokok atau zat iritan lainnya, dan gejalanya memburuk seiring waktu.

Penyebab Utama :

  • Asap rokok: (perokok aktif dan pasif) adalah penyebab paling umum.
  • Paparan jangka panjang terhadap polusi udara, debu, asap, dan bahan kimia di tempat kerja.

Gejala Umum :

  • Sesak napas, terutama saat beraktivitas fisik.
  • Batuk kronis yang menghasilkan banyak lendir (dahak).
  • Napas berbunyi (mengi/bengek).
  • Rasa berat di dada.

Kondisi yang Termasuk dalam PPOK :

  • Emfisema : Kerusakan pada dinding kantung udara (alveoli) sehingga sulit mengeluarkan udara.
  • Bronkitis Kronis: Peradangan pada saluran bronkus yang menyebabkan produksi lendir berlebih.

Penanganan :

  • PPOK adalah kondisi progresif, tetapi gejalanya dapat dikelola dengan pengobatan yang tepat untuk meningkatkan kualitas hidup, seperti obat-obatan (bronkodilator, kortikosteroid) dan terapi oksigen.
  • Pencegahan dan penghentian merokok sangat penting.

Ayoo Sahabat Sehat, segera periksakan diri jika mengalami salah satu gejala PPOK untuk penanganan lebih dini.

Selalu terapkan prilaku hidup yang bersih dan sehat demi terwujudnya peningkatan kesehatan masyarakat Dawan menuju Dawan yang mahottama.

UPTDPuskesmasDawanI #PPOK #ZonaIntegritas #berAKHLAK #KemenPANRB #ReformasiBirokrasi #Indonesia #rbkunwas